8 Tanda Anda Siap Menjadi Entrepreneur

Untuk mendirikan sebuah Start Up yang baik, sudah pasti harus memiliki jiwa entrepreneur yang tinggi. Tanpa keinginan yang kuat, dan hasrat menjadi entrepreneur, keinginan Anda untuk membuat Start Up hanyalah sebuah khayalan.

Tetapi bagaimanakah tanda-tanda Anda siap menjadi seorang entrepreneur yang baik? Apa yang harus dipersiapkan menjadi seorang entrepreneur?

Grant Cardone, seorang konsultan yang telah malang melintang selama 25 tahun berkecimpung di dunia entrepreneur mengungkapkan 8 tanda-tanda jikalau Anda sudah siap menjadi entrepreneur yang sukses.

Berikut ini adalah rangkumannya :

1. Benci Status Quo. Dengan sifat Anda yang sering kesulitan menempatkan diri di perusahaan karena banyaknya status quo atau tingkatan level yang harus dihormati, nampaknya Anda sudah siap menjadi entrepreneur.

2. Mudah Bosan. Anda tidak bisa diam. Buat Anda yang bekerja selama delapan jam di dalam ruangan sudah pasti merupakan hal yang sangat-sangat membosankan. Anda selalu merasa bosan dan ingin berkembang lebih jauh lagi, sehingga Anda kesulitan untuk bertahan bekerja di dalam sebuah perusahaan.

3. Dipecat dari Pekerjaan. Berhenti bekerja itu merupakan hal yang paling menjengkelkan di dunia ini. Tetapi dengan masa-masa yang sulit, sudah pasti Anda mengalami kesulitan, dan perlu menunggu lama untuk mencari pekerjaan yang baru. Dengan kesulitan tersebut, Anda tidak mungkin berdiam diri, Anda harus ganti gigi berubah dari karyawan menjadi seorang entrepreneur.

4. Labeled a Rebel. Rebel yang berasal dari bahasa latin, rebellis, merupakan salah satu sifat dari masyarakat yang tidak ingin dikuasai oleh kebijakan-kebijakan. Seseorang yang memiliki sifat rebel, ia akan berusaha berjuang menembus batasan kebijakan dan menciptakan kebijakan lainnya.

5. Selalu Mengembangkan Segala Hal. Jika Anda yang memiliki sifat mudah bosan, menginginkan segala yang baru dengan inovasi-inovasi, dan menerobos kebijakan, sepertinya Anda harus memikirkan ulang kembali apakah tetap mau menjadi karyawan dibandingkan menjadi entrepreneur?

6. Obsesif. Dengan keinginan yang kuat (obsesif) untuk mengembangkan sesuatu hal yang orang lain tidak mampu mengembangkannya. Contohnya saja adalah Howard Schultz yang terjebak dengan obsesifnya mengembangkan Starbucks dan memutar kembali roda perekonomian toko kopi yang dulunya pernah dia lepas dari jabatan CEO ternyata kembali lagi menjadi CEO setelah beberapa tahun beristirahat.

7. Tidak Pernah Tidur Tenang. Kesulitan tidur karena memiliki tanggungan bahwa Anda belum menyelesaikan sesuatu hal dan ingin segera menyelesaikannya, nampaknya Anda sudah siap menjadi seorang entrepreneur.

8. Is always me! Memiliki sifat yang tidak takut melewati segala kesulitan menyelesaikan pekerjaan sendirian, nampaknya membuat Anda semakin kreatif. Dengan sifat ini, Anda dapat menjadi entrepreneur, dan juga tidak pernah ragu untuk melangkah. Tetapi, untuk mengembangkan bisnis yang baik, Anda juga perlu mendengarkan orang-orang yang terlebih dahulu sukses di industri tersebut.

Ingat salah satu kutipan paling terkenal dari salah satu entrepreneur sukses dengan produknya yang mampu mengubah dunia, Steve Jobs dari Apple Inc. “Stay Hungry, Stay Foolish.” Dengan selalu merasa bodoh, Anda akan terus belajar menjadi lebih baik, dan ini merupakan salah satu kunci sukses menjadi entrepreneur. Terus belajar dan terus mengembangkan apa yang Anda yakini, sudah pasti produk yang Anda buat akan sukses di pasar. Semoga sukses!

Sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: