Belajar dari Kupu-Kupu

Seorang pria menemukan sebuah kepompong. Dia duduk dan mengamati kepompong selama beberapa jam. Saat itu kupu-kupu berjuang untuk keluar dari lubang kecil kepompong. karena begitu susahnya, kupu-kupu berhenti melakukan usahanya seperti akan menyerah.

Pria itu memutuskan untuk membantu kupu-kupu. Dia mengambil sebuah gunting dan dipotong sebagian kepompong dengan maksud agar kupu-kupu dapat keluar dengan mudah. Dan memang benar, kupu-kupu itu keluar dengan mudahnya.

Tapi apa yang terjadi? Kupu-kupu itu keluar dengan sayap yang lemah. Dan kupu-kupu tersebut menghabiskan sisa hidupnya dengan tidak terbang.

Kadang dalam hidup, kita selalu mencari cara pintas. Menghindar dari segala masalah yang ada. Seharusnya, kupu-kupu itu terus berusaha dengan mandirinya keluar dari kepompong, agar dia dapat membuat sayapnya menjadi lebih kuat.

Sama seperti kita yang harus berjuang dalam menghadapi masalah, karena dengan itu kita akan lebih kuat. Masalah yang ada bukan untuk dihindari, tetapi untuk dihadapi.

 

One thought on “Belajar dari Kupu-Kupu

  1. Pingback: Proses Untuk Menjadi Pemimpin Besar « Loekito

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: