Proses Untuk Menjadi Pemimpin Besar

Pemimpin Besar

Belajar dari artikel saya beberapa waktu yang lalu mengenai sebuah proses kupu-kupu. Saya menarik kesimpulan untuk menjadi kupu-kupu yang indah, se-ekor ulat harus melawati proses kepompong. Sama seperti seorang pemimpin juga harus melewati proses “kepompong” untuk menjadi pemimpin besar. Berikut “kepompong” seorang pemimpin :

1. Tantangan Proses

Carilah sosok pemimpin yang kita kagumi untuk menjadi pedoman. Lakukanlah ATM.

– Amati

Lihat bagaimana cara memimpin atau gaya kepemimpinan dari sosok pemimpin tersebut.

– Tiru

Contoh apa yang bisa dilakukan untuk gaya kepemimpinan kita.

– Modifikasi

Rubah atau modif gaya kepemimpinan yang sesuai dengan Tim kita.

2. Tentukan Visi

Bentukalah sebuah Visi untuk Tim secara bersama. Tentukan sebuah “Goal” yang ingin dicapai bersama Tim.

3. Tindakan Untuk Tim

Lakukan yang kita lakukan untuk Tim, bukan untuk tujuan pribadi. Berikan Tim sebuah alat dan metode untuk memecahkan masalah.

4. Tunjukan Tim ke Arah “Goal”

Ketika sebuah proses menjadi sulit, arahkan Tim. Seorang bos memberitahu orang lain apa yang harus dilakukan, seorang pemimpin menunjukkan bahwa hal itu dapat dilakukan.

5. Tetapkan Bentuk Reward

Hargai bentuk dari pencapaian sebuah Tim dalam bentuk Reward.

5 Tindakan tersebut bukan menjadi kunci pasti seorang pemimpin besar. Tetapi semua pemimpin besar pasti melakukan proses tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: